Pertemuan Suahasil dan Destry Berjalan Alot, Ini yang Dibahas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti untuk membahas isu ekonomi terkait likuiditas, strategi penerbitan surat berharga, dan koordinasi kebijakan fiskal serta moneter. Pertemuan rutin ini bertujuan memastikan kedua lembaga tetap selaras dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, terutama melalui kerja sama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Destry Damayanti mencatat diskusi berjalan cukup serius, bahkan mengejekkan, sekalipun disampaikan dengan nada bercanda terkait hidangan yang tersedia.
Dalam pertemuan tersebut, pihak kedua menyoroti pentingnya koordinasi terus-menerus antara Kementerian Keuangan dan BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Salah satu isu yang dibahas adalah strategi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) pemerintah bersama Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), serta kondisi likuiditas pasar.
Suahasil juga menekankan pentingnya kebijakan penempatan dana pemerintah di bank-bank Himbara yang dilakukan secara terukur, dengan melibatkan Bank Indonesia, Himbara, dan Danantara. Selain itu, pemerintah dan BI sedang memantau dampak suku bunga di perekonomian, termasuk memberikan arahan kepada Badan Layanan Umum (BLU) agar tidak hanya fokus pada tingkat bunga tinggi dalam pengelolaan dana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.38
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.53
Ekonom: Modal asing masuk RI perlu diimbangi penguatan insentif likuiditas BI
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 08.33
Dana Rp 2.500 Triliun Belum Cair, BI Ungkap Penyebab Kredit Tertahan
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 20.40
Rupiah Hampir Rp18 Ribu, Pertemuan Menkeu Suahasil dan Gubernur BI Sepakati 5 Pilar Fiskal-Moneter
Berita terkait
BI dan Kemenkeu Rapat 'Alot' Kamis Sore, Bahas Apa?
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.56
Uang Beredar di Agustus 2026 Capai Rp10.448,1 Triliun, BI Ungkap Pendorongnya
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.53
BI Telah Guyur Likuditas Rp461,2 Triliun ke Bank
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.29
BI Kembalikan Dana ke Perbankan Rp 440 T, Ini Alasannya
Detik.com · 14 September 2026 pukul 13.03