Purbaya Buru 40 Perusahaan Baja, Potensi Kebocoran Pajak Capai Rp5 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang menyelidiki 40 perusahaan baja yang diduga tidak memenuhi kewajiban perpajakan. Dari penelusuran awal, potensi kebocoran penerimaan negara akibat praktik ini diperkirakan mencapai Rp4 triliun hingga Rp5 triliun. Namun, hingga kini hanya satu perusahaan yang telah diperiksa secara mendalam.
Purbaya mengungkapkan bahwa satu perusahaan saja dari daftar tersebut berhasil menghasilkan potensi pajak mencapai Rp1 triliun. Masalah perpajakan melibatkan beberapa jenis pajak, termasuk PPh, PPN, dan aktivitas impor. Dugaan ketidaksesuaian dalam pencatatan transaksi dan pola perdagangan yang meremehkan nilai transaksi menjadi akar masalah utama.
Perusahaan-perusahaan baja yang diselidiki berasal dari China dan Indonesia. Purbaya mencurigai adanya keterlibatan pihak internal karena perusahaan besar ini dapat beroperasi lama tanpa terdeteksi. Pemerintah menekankan bahwa penertiban dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan negara dan menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 18.31
Sumbat Kebocoran Pajak dan Cukai Jadi Jurus Purbaya Membiayai MBG
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 19.50
40 Perusahaan Baja Masuk Radar Purbaya, Diduga Rugikan Negara Rp5 T
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.00
BUMN Cuan Rp120 Triliun, Purbaya Pastikan Danantara Bakal Setor ke Kas Negara Tahun Ini
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 15.26
Purbaya Bongkar Utang Pajak Bisnis Baja-Bahan Bangunan China Rp10 T
Berita terkait
Purbaya Bersiap Terapkan Pajak Baru 2027, Simak
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.30
Purbaya: Penerimaan pajak tumbuh 30 persen per Agustus 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 20.31
Purbaya Tegaskan Tak Ada Perintah Kejar Pajak Rumah Kontrakan!
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.46
Purbaya Ungkap Setoran Pajak Tumbuh 23% di Akhir Juli
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 09.10