Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Respons China dan Istana soal Utang Kereta Cepat Ditanggung Kemenkeu

Pemerintah Indonesia berencana mengalihkan kepemilikan 60% saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) ke Kementerian Keuangan guna menyelesaikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Rencana ini telah dikomunikasikan ke pihak China dan mendapat respons positif, menurut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Keputusan diambil dalam rapat di BPI Danantara pada 8 Juni 2026 yang dihadiri Airlangga, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Prasetyo Hadi menegaskan utang proyek akan ditanggung Kementerian Keuangan, dengan skema detail diserahkan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penyelesaian segera. AHY mengonfirmasi kesepakatan pemerintah setelah menerima penjelasan dari CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Dony Oskaria. Pengambilalihan saham dijadwalkan dilaksanakan pada September 2026, sehingga struktur kepemilikan KCIC berubah dari konsorsium BUMN (60%) dan konsorsium China (40%) menjadi Kementerian Keuangan (60%) dan konsorsium China (40%).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait