Purbaya Ungkap MBG Sudah Telan Rp 101 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap anggaran sebesar Rp 101,1 triliun dari APBN untuk 63,13 juta penerima manfaat. Selain MBG, pemerintah mengalokasikan Rp 13,1 triliun untuk pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen. Anggaran juga dialirkan ke program perlindungan sosial, termasuk PKH sebesar Rp 14,5 triliun, Kartu Sembako Rp 19,7 triliun, dan PIP Rp 8,8 triliun.
Realisasi APBN hingga akhir triwulan II 2026 menunjukkan pendapatan negara mencapai Rp 1.459,4 triliun, tumbuh 21,4% secara tahunan. Penerimaan pajak naik 24,6% menjadi Rp 1.035,7 triliun, didorong membaiknya kondisi ekonomi dan implementasi sistem Coretax. Penerimaan kepabeanan dan cukai tumbuh 3,4% menjadi Rp 152 triliun, sementara PNBP meningkat 21,6% menjadi Rp 271 triliun.
Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp 1.656 triliun atau naik 17,8%, dengan belanja pemerintah pusat tumbuh 29,4% menjadi Rp 1.298,6 triliun. Kenaikan belanja dipengaruhi pelaksanaan MBG, penyaluran bansos, pembangunan infrastruktur, pembayaran THR, gaji ke-13, manfaat pensiun, serta subsidi BBM dan listrik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 19.32
Purbaya: Program MBG Sudah Habiskan Rp101,1 T APBN
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 07.30
DPR: Pemisahan Anggaran MBG dengan Pendidikan Tak Harus Tunggu 2028
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 21.05
Selama Enam Bulan, Program MBG Habiskan APBN Rp101,1 Triliun
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.20
Program MBG Serap Rp 101,1 Triliun, Jangkau 63,13 Juta Penerima
Berita terkait
Purbaya Beberkan Anggaran Pendidikan 2027 Rp 820 T, Perlinsos Rp 549 T
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.00
Prabowo Kenalkan DDMF Danantara, Proyek Strategis Tak Lagi Bergantung APBN
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.40
Prabowo Patok Belanja Negara 2027 Rp4.097,2 T
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.51
Prabowo Beberkan Kinerja APBN hingga Juli 2026, Defisit 0,91 Persen PDB
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.44