Program MBG Serap Rp 101,1 Triliun, Jangkau 63,13 Juta Penerima
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295138/original/014802100_1783915653-mbg5.jpg)
Realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 101,1 triliun hingga akhir triwulan II 2026, menjangkau 63,13 juta penerima manfaat. Pemerintah juga mengalokasikan Rp 13,1 triliun untuk Program Sekolah Rakyat guna mendukung pembangunan 104 sekolah permanen. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, capaian ini mencerminkan peran APBN sebagai penggerak pembangunan program prioritas. Di sisi lain, pemerintah terus memanfaatkan APBN sebagai peredam gejolak ekonomi dan melindungi masyarakat miskin melalui berbagai program sosial.
Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli, pemerintah menyalurkan subsidi energi sebesar Rp 116 triliun dan kompensasi sebesar Rp 116,9 triliun hingga akhir semester I 2026. Program perlindungan sosial lainnya meliputi Program Keluarga Harapan (Rp 14,5 triliun), Kartu Sembako (Rp 19,7 triliun), dan Program Indonesia Pintar (Rp 8,8 triliun). Pemerintah juga memberikan paket stimulus seperti insentif perpajakan, diskon transportasi, serta program magang dan vokasi untuk mendukung keberlanjutan ekonomi.
Secara keseluruhan, belanja negara mencapai Rp 1.656 triliun (naik 17,8%) hingga triwulan II 2026, sementara belanja pemerintah pusat mencapai Rp 1.298,6 triliun (naik 29,4%). Penerimaan negara mencapai Rp 1.459,4 triliun (naik 21,4%), dengan pajak sebesar Rp 1.035,7 triliun. Purbaya menegaskan pengelolaan pembiayaan dilakukan secara prudent dan terukur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 21.05
Selama Enam Bulan, Program MBG Habiskan APBN Rp101,1 Triliun
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 19.17
Purbaya Ungkap MBG Sudah Telan Rp 101 Triliun
Berita terkait
Populer: Danantara Lepas dari APBN; Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 T
kumparan · 24 September 2026 pukul 05.00
Menkeu Suahasil: APBN Harus Terus Pertajam Belanja, Bukan Sekadar Potong Anggaran
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 19.24
Menkeu Proyeksi Defisit APBN 2026 Lebih Tinggi, Tembus 2,85% PDB
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.50
APBN Agustus Defisit Rp 240,1 Triliiun, Suahasil Sebut Masih On The Track
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 16.21