Ramai Protes Penetapan Desil Tak Tepat Sasaran, Menkeu Purbaya Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menanggapi gelombang protes masyarakat terkait penetapan desil yang dianggap tidak tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah sedang melakukan perbaikan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penetapan desil. DTSEN ini dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan anggaran yang disediakan oleh Kementerian Keuangan. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 triliun untuk BPS pada tahun 2026, sebagian dari which digunakan untuk survei DTSEN. Dana ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan kualitas data, sehingga penetapan desil dapat lebih sesuai dengan kondisi perekonomian yang sebenarnya. Ia juga menyampaikan bahwa BPS sempat meminta penambahan anggaran di awal tahun untuk memastikan keberhasilan program DTSEN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.04
Desil Salah Sasaran, Menkeu Purbaya Targetkan Perbaikan DTSEN Tahun Depan
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 15.41
Heboh soal Desil, Purbaya Ngaku Keluarin Rp7 Triliun Lebih buat Sensus dan Perbaikan DTSE
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40
Soal Penerapan Pembatasan Pertalite, Purbaya: Tunggu 'DTSEN Baru'
Berita terkait
Penentuan Desil Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Hasil Sensus Ekonomi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.30
Purbaya Gelontorkan Rp7 T ke BPS Buat Perbaiki Pendataan Desil
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.25
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Purbaya: DTSEN Sedang Diperbaiki
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.08
Purbaya Kejar Perbaikan Data Desil, Target Lebih Rapih di Tahun Depan
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.58