Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani

Petani KTH Cikondang di Kamojang, Bandung, mengubah limbah organik menjadi pupuk GeO-Fert dengan memanfaatkan panas bumi 60-70°C. Penggunaan panas bumi mempersingkat proses pengeringan pupuk dari 14 hari menjadi 12 jam. Hingga 2026, inovasi ini menghasilkan 300 ton pupuk untuk 15 hektare lahan, manfaatkan 600 ton limbah organik, dan mendukung 950 petani. Dengan pupuk ini, petani berhasil memanen 15 ton kentang dan 40 ton kol dengan penghematan Rp82 juta. Program ini merupakan bagian dari Program Desa Energi Berdikari (DEB) Kanyaah yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait