RAPBN 2027: Target Penerimaan Pajak dan Bea Cukai Capai Rp 2.908 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
Pemerintah menargetkan total pendapatan negara dalam RAPBN 2027 mencapai Rp3.426 triliun, tumbuh 6,8% dari proyeksi 2026. Pendorong utama adalah penerimaan perpajakan yang ditargetkan sebesar Rp2.908 triliun (naik 10,5%), yang terdiri dari pajak Rp2.591,4 triliun dan kepabeanan serta cukai Rp316,6 triliun. Peningkatan ini didorong oleh penguatan basis dan kepatuhan pajak.
Di sisi pengeluaran, belanja negara direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun, mencakup belanja pemerintah pusat Rp3.362,2 triliun dan transfer ke daerah Rp735 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja ini menyebabkan RAPBN 2027 mengalami defisit sebesar Rp671,2 triliun atau 2,40% terhadap PDB, dengan defisit keseimbangan primer sebesar Rp20,9 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.14
RAPBN 2027, Purbaya Bidik Setoran Pajak-Bea Cukai Rp2.908 T
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.00
Masyarakat Siap-siap! Purbaya Buka Opsi Pungut Pajak Baru Jika Hal Ini Terjadi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.00
Masyarakat Siap-siap! Purbaya Bakal Pungut Pajak Baru Jika Hal Ini Terjadi
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
RAPBN 2027: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 persen, Asumsi Kurs Rp 17.500 per Dolar AS
Berita terkait
Anggaran Belanja Tembus Rp 4.000 Triliun, Purbaya Janji Jaga Defisit
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.04
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 capai 6 persen
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.54
RAPBN 2027 Tembus Rp4.000 Triliun, Puan Singgung Pemenuhan Harapan Rakyat
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.54
Daftar 10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Jumbo di RAPBN 2027
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.26