Rencana Iran Perketat Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Mendidih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rencana Iran memperketat kontrol lalu lintas di Selat Hormuz menyebabkan harga minyak naik secara signifikan. Menurut laporan CNBC, harga minyak mentah Brent naik 3,8% menutup di US$82,49 per barel, sementara West Texas Intermediate AS naik sekitar 2,8% ke US$77,29 per barel. Kenaikan ini terjadi meski harga minyak turun sekitar 8% dalam seminggu setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan ada kesepakatan untuk membuka Hormuz, namun kesepakatan tersebut belum diumumkan secara resmi.
Draf rencana yang diterbitkan oleh kantor berita pemerintah Iran, Fars, dan sedang ditinjau oleh komite parlemen Iran, akan melarang kapal AS dan Israel melintasi Selat Hormuz. Negara-negara lain yang dianggap merugikan Iran juga akan dilarang hingga kompensasi dibayarkan. Iran bahkan berencana mengenakan sanksi setara dengan 20% dari nilai kargo bagi pelanggar yang melintasi selat tersebut.
Sementara itu, Iran dan Oman dilaporkan sedang bernegosiasi untuk menentukan rute transit di Selat Hormuz, dengan lalu lintas masuk melalui perairan Iran dan lalu lintas keluar melalui perairan Oman. Ketegangan ini menambah ketidakpastian pasokan minyak global yang sudah rapuh akibat konflik geopolitik yang berkelanjutan antara Iran dan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.30
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 06.40
Selat Hormuz Memanas, Kapal Minyak UEA Diserang Saat Melintas
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.47
Negosiasi Selat Hormuz Ulet, Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih Lebih 1%
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.15
Harga Minyak Hari Ini Melambung Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.10
Harga Minyak Anjlok Nyaris 5% ke US$83 usai Trump Tunda Serang Iran
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.58
Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Anjlok 4,5%
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 07.45