Retno Marsudi: Cinta rupiah perkuat ketahanan ekonomi nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Retno Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri RI, menyatakan kecintaan terhadap rupiah dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga kedaulatan negara. Ia menekankan pentingnya ketahanan ekonomi dalam konteks dinamika global, sekaligus rupiah menjadi simbol kedaulatan ekonomi yang tidak tergantung berlebihan pada pihak luar. Retno menyatakan mencintai rupiah tidak berarti menutup diri, melainkan memiliki ruang untuk menentukan kepentingan ekonomi secara bijak. Penguatan rupiah dapat tercapai melalui penggunaan rupiah dalam transaksi harian, terutama pembelian produk dalam negeri, serta kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memperluas penggunaan rupiah di ASEAN. Sistem QRIS di negara lain menjadi contoh inovasi yang mendukung. Retno juga menekankan kepercayaan sebagai fondasi kecintaan rupiah, yang tumbuh ketika kebijakan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia mengajak masyarakat bertransaksi bijak, menjaga kondisi fisik uang, dan menghindari pembuatan uang palsu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.50
FERBI 2026 Resmi Diluncurkan, BI Ajak Warga RI Makin Cinta Rupiah
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.20
Bambang Brodjonegoro Bilang Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Wejangan untuk BI
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.51
Bos ADBI Ungkap PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah hingga Dorong Pertumbuhan
Berita terkait
Deputi BI sebut rupiah jadi simbol jaga kedaulatan negara
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 11.24
BI Ungkap 3 Strategi Transformasi Pengelolaan Rupiah di Era Digital
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.14
FERBI 2026 edukasi masyarakat tentang rupiah sebagai simbol kedaulatan
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 20.27
BI dorong masyarakat menghormati rupiah sebagai simbol negara
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.30