RI & Malaysia Sepakat Genjot Perdagangan-Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bertemu Menteri Investasi Malaysia Datuk Seri Johari Abdul Ghani dalam forum JTIC setelah 9 tahun absen. Kedua negara sepakat lima poin utama: memperkuat kerja sama perdagangan-investasi bilateral, meningkatkan efektivitas BTA, memperluas akses pasar untuk produk pertanian, menyediakan iklim investasi kondusif, serta melanjutkan kerja sama e-commerce dan standarisasi halal. Perjanjian BTA 2023 akan efektif Juli 2026. Malaysia telah memahami kebijakan DHE Indonesia dan siap mematuhi. Perdagangan kedua negara mencapai 114 miliar Ringgit tahun lalu, dengan investasi Malaysia ke Indonesia senilai 70 miliar Ringgit (17 miliar USD) dalam tiga tahun terakhir.
Bagikan
Berita terkait
JP Morgan: Investor Tak Mungkin Lupakan RI, IHSG Bisa Tembus 7.000 Akhir 2026
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.12
Naik 24,5%, MR DIY Bukukan Pendapatan Rp 4,6 Triliun di Semester 1 2026
Detik.com · 3 September 2026 pukul 12.45
Relaksasi Aturan DHE SDA: Eksportir Tertentu Wajib Parkir Dolar 30%
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.45
Purbaya Tebar Insentif Baru, Pajak Bunga SBN Valas Ditanggung Negara
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.10