Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

RKAB 2026 Belum Beres, Ini Risiko bagi Emiten Jasa Pertambangan

Sekitar 50 perusahaan tambang masih menunggu persetjuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) hingga September 2026, yang berpotensi membatasi produksi dan menurunkan volume pekerjaan bagi kontraktor tambang. Dampaknya terasa terutama pada kuota produksi batubara 2026 yang ditetapkan sekitar 600 juta ton, turun sekitar 24% dari realisasi 2025. Menurut analis, penundaan ini juga mengurangi pekerjaan overburden removal dan pengangkutan batubara, sekaligus menurunkan utilisasi alat berat dan menekan margin akibat biaya tetap seperti depresiasi dan biaya siaga yang tetap dikenakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait