Rupiah Berpotensi Tembus Rp 18.000, Pasar Cermati Data Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah berpotensi melemah hingga mencapai Rp 18.000 per dolar AS, menurut analisis pasar yang mengacu pada data ekonomi terkini. Tekanan ini muncul seiring ketidakpastian global dan sentimen pasar yang sensitif terhadap pengumuman kebijakan moneter. Beberapa analis menyoroti bahwa pasar saat ini sedang memantau laju inflasi serta pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk menilai arah valuasi mata uang lokal. Jika data ekonomi melemah lebih dari dugaan, tekanan tambahan terhadap rupiah bisa semakin besar. Pihak berwenang diharapkan menyiapkan langkah-langkah untuk menstabilkan pasar agar depresiasi tidak berlarut-larut. Sehingga, penguatan ekspor dan likuiditas pasar menjadi kunci penting.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.03
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 10.51
Rupiah diprediksi melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.35
Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 Jelang Akhir Pekan Ini
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 09.24
Awal Perdagangan, Rupiah Balik Arah Menguat ke Level Rp17.925 per USD
Berita terkait
Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Diramal Masih akan Tertekan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.20
Dolar AS Dekati Rp18.000/US$, Airlangga Buka Suara
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.58
Rupiah Terseret ke Rp17.916 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.16
Dolar AS Menguat Tembus ke Rp 17.905
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.41