Dolar AS Dekati Rp18.000/US$, Airlangga Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang mendekati Rp18.000 per dolar merupakan fluktuasi pasar yang wajar dan terus dipantau. Pada pagi hari, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp17.900 per dolar AS, namun kembali menguat ke Rp17.895 pada pukul 13.50 WIB. Airlangga tidak memberikan langkah konkret pemerintah, hanya menegaskan monitoring terus dilakukan. Pelemahan rupiah dipengaruhi volatilitas pasar keuangan global, termasuk ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS, kebutuhan dolar importir menjelang akhir kuartal III, serta ketidakpastian konflik Timur Tengah yang meningkatkan harga minyak Brent di atas US$100 per barel. Bank Indonesia (BI) terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah sesuai fundamental ekonomi dengan strategi operasi moneter yang lebih berorientasi pada mekanisme pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 07.50
Rupiah Lesu, Bos BI Siapkan Jurus Jaga Stabilitas Nilai Tukar
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 13.52
BI Proyeksikan Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil Di Tengah Dinamika Pasar Global
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.41
Dolar AS Menguat Tembus ke Rp 17.905
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.31
Rupiah Lesu ke Level Rp17.818 per Dolar AS Sore Ini
Berita terkait
Video: Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.15
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran tensi geopolitik
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 15.58
Rupiah Perkasa ke Rp17.679 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.24
Rupiah Menguat Jadi Rp 17.715 per Dolar AS, Gubernur BI Destry Damayanti Beberkan Strategi Utama
JawaPos · 1 September 2026 pukul 20.15