Rupiah Berpotensi Tertekan Hari ini, Dua Sentimen ini jadi Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah diperkirakan kembali tertekan pada perdagangan Kamis (13/8), setelah melemah 15 poin menjadi Rp17.877 per dolar AS pada Rabu (12/8). Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dan ditutup melemah dalam rentang Rp17.870-Rp17.940 per dolar AS. Menurutnya, pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen domestik yang dapat mengubah persepsi investor terhadap kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
Sentimen pertama adalah tekanan pada penjualan ritel akibat melemahnya daya beli masyarakat. Data Bank Indonesia menunjukkan konsumen menahan belanja barang non-esensial, seperti pakaian, alat komunikasi, dan perlengkapan rumah tangga. Penjualan ritel Indonesia turun 3,0 persen secara tahunan pada Juni 2026, meski membaik dibandingkan penurunan 3,9 persen pada Mei. Sentimen kedua berasal dari pengumuman hasil August 2026 Index Review oleh MSCI sekitar pukul 04.00 WIB pada 13 Agustus. Daftar saham yang ditambah atau dihapus akan diterapkan setelah penutupan perdagangan 31 Agustus dan efektif 1 September 2026. Reaksi harga dapat muncul segera setelah pengumuman, sedangkan transaksi penyesuaian dana indeks biasanya meningkat menjelang tanggal implementasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.30
Rupiah Menguat ke Rp17.868 per Dolar AS Pagi Ini
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.06
NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
BI dorong masyarakat menghormati rupiah sebagai simbol negara
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.37
Rupiah Rp17.500 per dolar AS di RAPBN 2027, Pengamat: Sangat Berat
Berita terkait
Rupiah Menguat ke Rp17.894 per Dolar AS, Terkatrol Tiga Instrumen Bank Indonesia
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 15.28
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.981 per USD di Tengah Pengesahan UU APBN 2027
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 15.58
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.950, Tertekan Konflik Timur Tengah dan Harga Minyak
JawaPos · 29 September 2026 pukul 07.45
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.935, Pasar Masih Cermati Harga Minyak Dunia
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 09.16