Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Berpotensi Tertekan Hari ini, Dua Sentimen ini jadi Pemicunya

Rupiah diperkirakan kembali tertekan pada perdagangan Kamis (13/8), setelah melemah 15 poin menjadi Rp17.877 per dolar AS pada Rabu (12/8). Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dan ditutup melemah dalam rentang Rp17.870-Rp17.940 per dolar AS. Menurutnya, pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen domestik yang dapat mengubah persepsi investor terhadap kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

Sentimen pertama adalah tekanan pada penjualan ritel akibat melemahnya daya beli masyarakat. Data Bank Indonesia menunjukkan konsumen menahan belanja barang non-esensial, seperti pakaian, alat komunikasi, dan perlengkapan rumah tangga. Penjualan ritel Indonesia turun 3,0 persen secara tahunan pada Juni 2026, meski membaik dibandingkan penurunan 3,9 persen pada Mei. Sentimen kedua berasal dari pengumuman hasil August 2026 Index Review oleh MSCI sekitar pukul 04.00 WIB pada 13 Agustus. Daftar saham yang ditambah atau dihapus akan diterapkan setelah penutupan perdagangan 31 Agustus dan efektif 1 September 2026. Reaksi harga dapat muncul segera setelah pengumuman, sedangkan transaksi penyesuaian dana indeks biasanya meningkat menjelang tanggal implementasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait