Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.935, Pasar Masih Cermati Harga Minyak Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka melemah ke Rp17.935 per dolar AS pada Jumat (25/9/2026), meletakkannya di level Rp17.935 atau turun 0,11% dibanding penutupan sebelumnya di Rp17.916. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memrediksi rupiah berpotensi fluktuasi dengan kecenderungan melemah di rentang Rp17.910-Rp18.000 per dolar AS. Tekanan rupiah muncul dari risiko eksternal seperti imbal hasil global yang naik, harga minyak yang volatil, serta ketidakpastian geopolitik yang dapat menguatkan dolar AS. Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada September setelah tiga bulan stabil, namun menghadapi tantangan dari perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, konsumsi rumah tangga yang tertekan, dan sentimen pasar yang rentan. Jika pelemahan rupiah berkelanjutan, dampaknya dapat merambat ke inflasi melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Risiko meningkat bila harga minyak dunia kembali mencapai US$100 per barel, yang dapat memperparah tekanan pada nilai tukar rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.35
Rupiah Terkapar Makin Parah, Hari Ini Dekati Rp18.000 per Dolar AS
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 17.20
Rupiah Menguat ke 17.903 per Dolar AS, Ini Pendorongnya
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 16.22
Rupiah menguat dipengaruhi hubungan yang membaik antara AS-China
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.15
Video: Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?
Berita terkait
Rupiah Lunglai ke Rp17.611 per Dolar AS Imbas Konflik Timteng Memanas
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.27
Rupiah Loyo ke Rp17.884 per Dolar AS, Suku Bunga Fed dan Kondisi Fiskal RI Disorot
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 19.21
BI Beber Biang Kerok Rupiah Melemah Dekati Rp18 Ribu per Dolar AS
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.31
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.15