Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Dibuka Melemah 0,17%, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.780

Rupiah kehilangan 0,17% pada Selasa (11/8/2026) ke posisi Rp17.780/US$. Mata uang Garuda ini memutuskan empat hari perdagangan berturut-turut sejak 5 Agustus 2026. Pelemahan pagi ini terjadi setelah DXY (dolar AS) turun tipis 0,06% ke posisi 99,571. Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi dinamika dolar AS di pasar global serta pergantian kepemimpinan Bank Indonesia. Sementara itu, kenaikan harga minyak AS yang melonjak lebih dari 4% pada Senin memperparah kekhawatiran inflasi di Indonesia. Kenaikan harga energi ini muncul karena Iran dan AS saling mengajukan tuntutan kompensasi untuk menutup kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS yang jauh lebih lemah dari perkiraan mengurangi keyakinan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, sehingga peluang kenaikan suku bunga turun dari 67% menjadi 52%. Pasar juga memantau pengajuan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI oleh Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden telah mengirimkan surat ke DPR terkait pencalonan tersebut. Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 25 Juli 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait