Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik Tipis ke Rp17.830
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (18/8/2026) di posisi Rp17.830 per dolar, turun 0,06%. Ini membalikkan penguatan hari Jumat lalu ke Rp17.820. Indeks dolar AS juga melemah 0,11% ke 99,528.
Pelemahan dipengaruhi data ekonomi AS yang menurun, seperti penjualan ritel turun pertama kali dalam sembilan bulan, yang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve. Peluang kenaikan suku bunga pada September hanya 30,6%, turun dari 52,2% minggu sebelumnya. Di dalam negeri, Bank Indonesia menggelar Rapat Dewan Gubernur untuk kebijakan moneter.
Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% setelah kenaikan sebelumnya. Pasar juga menantikan simposium The Fed di Jackson Hole minggu depan untuk petunjuk kebijakan. Keputusan BI dan faktor global akan menentukan pergerakan rupiah selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.17
Rupiah Diprediksi Sentuh Rp 17.500-18.000 per Dolar AS pada Akhir 2026
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.30
BI Proyeksi Ekonomi Global Hanya Tumbuh 3%, Tekanan Inflasi Masih Tinggi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.48
Prospek Ekonomi Global Lemah, Pertumbuhan Diproyeksi hanya 3 Persen
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.00
Rupiah Berpeluang Makin Perkasa Didukung Insentif Kebijakan Moneter
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.885
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.15
Kurs Rupiah Melorot Terus, BI Atur Ulang Strategi Stabilitas Mata Uang Garuda
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 09.00
Wanti-wanti Dolar AS Menguat, Bos BI Beber Strategi Jaga Rupiah
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50
BI Buka-bukaan Cara Perkuat Rupiah Lawan Dolar AS
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.35