Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.695 per Dolar AS Jelang Rilis Data Inflasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka menguat ke Rp17.695 per dolar AS pada Rabu (26/8/2026), naik 28 poin atau 0,16% dari penutupan Rp17.723. Penguatan didorong sinyal kebijakan Federal Reserve dan data inflasi AS. Fitch Ratings menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia 6% pada 2027 lebih realistis daripada ambisi pemerintah 8%, tetapi Fitch memproyeksikan pertumbuhan sekitar 5%. Pemerintah targetkan defisit anggaran 2027 sebesar 2,4% PDB, lebih rendah dari defisit 2026 (2,85%) dan di bawah batas legal 3%. Pengamat Ibrahim Assuaibi menyatakan konsolidasi fiskal mungkin sulit dipertahankan. Asumsi makroekonomi RAPBN 2027 mencakup pertumbuhan 6% dan nilai tukar Rp17.500 per USD, dengan penerimaan negara diperkirakan sedikit di atas 12% PDB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
Rupiah Berpotensi Melemah Hari Ini, Dipengaruhi Sentimen Suku Bunga The Fed
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.05
Nilai Tukar Rupiah Diakhir Perdagangan Bertengger pada Level 17.694 per Dolar AS
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.00
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.15
Cek Rincian Harga Emas Perhiasan 24 Agustus 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta
Berita terkait
Rupiah Makin Kuat, USD Berada di Level Rp 17.694
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.08
Rupiah Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS Usai BI Tahan Suku Bunga
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.34
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.694 per USD
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.22
Citi Indonesia Ungkap Faktor Global dan Domestik yang Dapat Menurunkan Tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30