Rupiah Dibuka Perkasa Pagi ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka perkasa pada Jumat (4/9/2026) dengan apresiasi 0,23% ke Rp17.610/US$. Penguatan melanjutkan kinerja positif Kamis (3/9/2026) dengan ditutup 0,54% ke Rp17.655/US$, penutupan terkuat sejak 21 Mei 2026. Indeks dolar AS (DXY) turun 0,69% pada penutupan sebelumnya, sekaligus menguat tipis 0,07% ke 98,981. Dolar ditekan oleh pelemahan di pasar global, termasuk yen Jepang yang melesat lebih dari 2% ke 155,47 yen/US$. Ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan mencapai 75% untuk September. Tekanan dolar juga dipicu pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller yang membuka peluang suku bunga tetap, mengurangi peluang kenaikan Fed pada September dari 59% ke 48%. Laporan tenaga kerja AS Agustus diproyeksikan 56.000 lapangan kerja baru akan mempengaruhi arah dolar. Data klaim tunjangan pengangguran AS naik tipis pada pekan lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.32
Rupiah Tekuk Dolar AS ke Rp 17.631
JawaPos · 3 September 2026 pukul 07.45
Rupiah Terancam Melemah ke Rp 17.800, Efek Konflik AS-Iran dan Suku Bunga The Fed
Berita terkait
Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 09.04
Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Cermati Data Tenaga Kerja AS
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.41
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05