Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 0,25% menjadi Rp17.705/US$ pada perdagangan pagi Kamis (3/9/2026), membalikkan kehilangan 0,31% pada Rabu. Indeks dolar AS (DXY) turun 0,08% ke 99,502 setelah terkoreksi. Dolar didukung oleh konflik AS-Iran, harga minyak naik, dan kekhawatangan inflasi global. FedWatch memproyeksikan kenaikan suku bunga Fed September 68%, sementara yield obligasi 10 tahun AS mencapai 4,8182%. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan ekonomi global masih dalam fase 'higher for longer', mempengaruhi kebijakan domestik Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 07.30
Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 09.28
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.728, Berpotensi Berbalik Arah
JawaPos · 3 September 2026 pukul 07.45
Rupiah Terancam Melemah ke Rp 17.800, Efek Konflik AS-Iran dan Suku Bunga The Fed
kumparan · 3 September 2026 pukul 07.05
IHSG Berpeluang Terkoreksi, Investor Cermati Tekanan Jual Obligasi Global
Berita terkait
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.710
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.12
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.725 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.03