Rupiah Hari Ini Anjlok ke 17.861 Tersengat Konflik AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181749/original/007438500_1594892571-20200716-Rupiah-6.jpg)
Rupiah melemah menjadi 17.861 per dolar AS pada perdagangan Selasa (11/8/2026), turun 106 poin (0,60%) dari 17.755. Penyebab utama adalah konflik AS-Iran yang memupuskan harapan pembukaan kembali Selat Hormuz. Kedua negara saling menuntut kompensasi atas serangan militer, sementara Iran mengklaim menutup Selat Hormuz dengan ranjau dan drone, sementara AS menyatakan jalur tetap terbuka. Serangan Houthi di Yaman terhadap kilang minyak Saudi Aramco juga menambah kekhawatiran gangguan pasokan. Harga minyak mentah naik menjadi US$ 83,21 per barel dari US$ 77 minggu sebelumnya. Tekanan rupiah tertinggal sedikit oleh kepercayaan pasar pada proses penggantian Perry Warjiyo oleh Plt Gubernur BI Destry Damayanti. Namun, IKK turun dari 117,8 (Juni) menjadi 116,8 (Juli 2026), memperparah sentimen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.56
Rupiah Panggul Beban Berat, Hari Ini Jatuh ke Rp17.877 per Dolar AS
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.10
Rupiah Tertahan di Rp17.877 per Dolar AS Sore Ini
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Rupiah Berbalik Menguat Tipis Sore Ini, Dolar AS Parkir di Rp17.860
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.44
Ketidakpastian Geopolitik Timteng Bikin Rupiah Sulit Bangkit
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Kembali Loyo ke 17.774 Imbas Harga Minyak
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.45
Rupiah Melemah ke 17.744 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.00
Rupiah melemah dipengaruhi harga minyak yang kembali melonjak
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 09.26
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.05