Rupiah Melemah ke 17.744 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
Nilai tukar rupiah melemah 0,12% atau 22 poin ke level 17.744 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), didorong lonjakan harga minyak dunia hingga US$91 per barel akibat eskalasi konflik AS-Iran. Pasukan AS menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, sementara Iran melaporkan serangan terhadap posisi militer AS di Yordania. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi AS yang tinggi dan kenaikan yield obligasi pemerintah AS, dengan yield 10 tahun naik ke 4,77% dan 20 tahun ke 5,27%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.13
Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.744 per Dolar AS Sore Ini
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.20
Kurs Rupiah Hari Ini Datar Dipicu Kekhawatiran soal Buyback Obligasi
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 09.53
Rupiah menguat dipengaruhi dolar AS yang terkoreksi
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Anjlok ke 17.861 Tersengat Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.15
Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rupiah Mampu Menguat di Tengah Sentimen Serangan AS Terhadap Iran
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 11.47
Bidik Ekonomi Tumbuh 6%, Pemerintah Patok Rupiah 17.500 per Dolar AS
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.05