Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Hari Ini Kembali Melemah ke 18.000 Imbas Defisit Neraca Dagang

Pada penutupan perdagangan Selasa 4 Agustus 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 30 poin atau 0,17% menjadi 18.027 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya 17.997 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga melemah ke 18.037 per dolar AS dari 17.991 per dolar AS.

Pelemahan rupiah dipicu oleh defisit neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 yang mencapai US$450 juta, menurut data Badan Pusat Statistik. Defisit ini terutama disebabkan oleh komoditas migas dengan defisit US$3,49 miliar, terutama dari hasil minyak dan minyak mentah. Sementara itu, cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 berada di level US$145 miliar, turun dari posisi tertingginya US$156,5 miliar pada akhir Desember 2025.

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2026 akan melambat, diperkirakan di bawah 5,6%, didorong tekanan eksternal seperti harga minyak mentah yang tinggi dan eskalasi geopolitik. Analis juga mencatat bahwa harga minyak Brent melonjak 25% sepanjang Juli 2026 akibat konflik di Timur Tengah, yang berpotensi menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait