Rupiah Melemah Dipengaruhi Harga Minyak Yang Kembali Melonjak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (12/5/2026), ditutup di Rp17.864 per dolar AS, melemah 46 poin atau 0,26 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.818. Analis Doo Financial Lukman Leong menyatakan bahwa pelemahan ini dipengaruhi oleh kembali lonjakan harga minyak pasca Iran meragukan kemajuan perundingan perdamaian dengan AS. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 1,64 dolar AS atau 1,81 persen ke 92,16 dolar AS per barel, sementara minyak Brent naik 3,83 dolar AS atau 3,86 persen ke 103,08 dolar AS per barel. Selain faktor minyak, penguatan dolar AS juga mendukung pelemahan rupiah akibat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Lukman memprediksi kemungkinan 70 persen kenaikan 25 basis poin pada Oktober 2026 dan lebih dari 50 persen kenaikan lagi pada Desember 2026. Berdasarkan faktor-faktor ini, rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp17.800-Rp17.950 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 11.50
Rupiah Hari Ini Melesat ke 17.857 Jelang Keputusan BI Rate
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 09.26
Rupiah melemah dipengaruhi harga minyak yang kembali melonjak
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.25
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.870 per Dolar AS Pagi Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
Berita terkait
Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp17.729 di Awal Perdagangan Pagi Ini
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 09.28
Rupiah Melemah ke Rp17.669 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.20
Rupiah Anjlok ke Rp17.611 per Dolar AS Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Merosot ke 17.585 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 11.04