Rupiah Merosot ke 17.585 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282587/original/088452000_1672910855-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_6.jpg)
Nilai tukar rupiah melemah 0,22% menjadi 17.585 per dolar AS pada Jumat (11/9/2026). Penurunan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak Brent yang menembus US$ 100 per barel akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang meningkatkan kekhawatiran investor terhadap pelebaran defisit transaksi berjalan dan fiskal Indonesia.
Tekanan tambahan datang dari data Producer Price Index (PPI) AS Agustus 2026 yang mencapai 5,4% yoy, melampaui ekspektasi. Hal ini meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed di atas 70%, yang memperkuat indeks dolar AS dan yield US Treasury. Rupiah diprediksi akan bergerak pada kisaran 17.575–17.700 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.27
Awal Perdagangan, Rupiah Melemah ke Rp17.585 per Dolar AS
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Sorotan
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 09.47
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan harga minyak mentah global
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.22
Dolar AS Balik ke Level Rp 17.600
Berita terkait
Rupiah Tertekan ke 17.547 per Dolar AS, Data Inflasi AS Jadi Penentu Arah
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 17.45
Rupiah Lesu ke Level Rp17.585 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.20
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.06
2 Sentimen Pengaruhi Rupiah Melemah ke Rp 17.590 terhadap Dolar AS Hari Ini
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.30