Rupiah menguat seiring potensi BI tahan suku bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah menguat 0,15 persen menjadi Rp17.857 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu. Penguatan ini dipicu oleh ekspektasi pasar bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini.
Selain faktor domestik, rupiah didukung oleh penurunan harga minyak yang menekan indeks dolar dan yield obligasi pemerintah AS. Meski demikian, tekanan global tetap ada akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan Rusia-Ukraina, serta sikap hawkish The Fed yang masih membuka peluang kenaikan suku bunga tahun ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 10.18
Rupiah Tertekan, BI Diramal Masih Tahan Suku Bunga di Level 5,75%
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.23
Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Investor Fokus kepada The Fed, Rupiah Kembali Melemah
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.33
Diperberat Sentimen Suku Bunga The Fed, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp 17.884 per Dolar AS
Berita terkait
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS Selasa Sore
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.21
Rupiah Ditutup Melemah 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.850
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.06
Jelang Pengumuman Suku Bunga BI, Rupiah Melemah ke Rp17.860 per Dolar AS
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 10.10
Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Cermati Arah Suku Bunga BI
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 09.12