Rupiah Melemah ke Rp17.772, Subsidi Energi Jadi Ancaman Baru bagi Fiskal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah ke Rp17.772 per USD pada Senin (31/8/2026), turun 29 poin dari Rp17.693. Pelemahan dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan lonjakan harga energi, menambah beban APBN. Subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp233 triliun hingga Juni 2026, diperkirakan mencapai Rp526 triliun akhir tahun 2026. Anggaran subsidi energi 2027 direncanakan Rp272,94 triliun, naik 20,1% dari realisasi 2026. Kenaikan ini menimbulkan tekanan fiskal signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Rupiah Melemah ke Rp17.722 Sore Ini, Tertekan Risiko Fiskal dan Geopolitik
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.12
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.710
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.30
Kuota LPG 3 Kg Diprediksi Jebol, Pemerintah Buka Suara
Berita terkait
Video: Bos Sekuritas Nilai Target PDB - Rupiah Prabowo 2027 Realistis
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.12
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41
Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Jadi Mata Uang Asia Paling Loyo
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 09.30