Rupiah melemah seiring data PMI AS tumbuh kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,55 persen menjadi Rp17.916 per USD pada penutupan Kamis, dipengaruhi oleh PMI AS yang mencatat pertumbuhan bisnis kuat (Composite PMI 58,4 dari 56,0 pada Agustus). Sentimen global menekan rupiah karena dolar AS menguat serta tekanan inflasi dan biaya yang persisten menjaga ekspektasi kebijakan Fed yang ketat. Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate 5,75 persen, dengan cadangan devisa sekitar $146,5 miliar sebagai faktor penopang. JISDOR BI juga melemah ke Rp17.893 per USD.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.05
Bos BI Bongkar Alasan Tahan BI Rate di Tengah Tren Suku Bunga Tinggi
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 19.05
Rupiah Hari Ini Melejit ke 17.818 Per Dolar AS, Analis Ungkap Pemicunya
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.41
Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.08
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS
Berita terkait
Rupiah menguat terbantu kondisi eksternal yang masih terjaga
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 16.34
Rupiah melemah dipengaruhi harga minyak yang kembali melonjak
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 09.26
BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Masih Melambat
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.08
BI Rate Tetap 5,75% demi Memperkuat Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 15.02