Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Apa Kabar Kurs Rupiah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah kembali melemah pada Selasa pagi, turun 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp 18.029 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 17.997. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.140 per dolar AS pada perdagangan hari itu. Pelemahan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak global.
Kenaikan harga minyak disebabkan eskalasi konflik Timur Tengah yang meluas ke sisi produksi kilang minyak. Harga minyak Brent melonjak sekitar 25 persen sepanjang Juli 2026 setelah konflik AS-Iran menggagalkan kesepakatan damai sementara dan memperburuk gangguan pasokan energi, mulai dari Selat Hormuz hingga Laut Merah. Konflik ini memicu kekhawatiran terhadap kelancaran pengiriman minyak mentah dan produk turunannya.
Namun, pada Senin (3/7), harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan membatalkan serangan militer yang direncanakan. Harga minyak mentah Brent turun menjadi sekitar 83,40 dolar AS per barel (sekitar Rp1,5 juta) pada Senin pukul 06.05 GMT (13.05 WIB).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.11
Rupiah Menguat Tinggalkan 18.000, Intip Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.42
Rupiah Kembali Melemah, Harga Minyak dan Defisit Dagang Jadi Beban
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.30
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.026 per Dolar AS Pagi Ini
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.21
Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat
Berita terkait
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.950, Tertekan Konflik Timur Tengah dan Harga Minyak
JawaPos · 29 September 2026 pukul 07.45
USD Diperkirakan Tembus ke Level Rp18.050 Pada Sore Ini
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.56
Rupiah diprediksi melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 10.51
Awal Perdagangan, Rupiah Balik Arah Menguat ke Level Rp17.925 per USD
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 09.24