Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Said Iqbal Sebut Pabrik Garmen Hong Kong Bakal PHK 846 Pekerja

Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, mengungkap PT Victory Apparel Indonesia, perusahaan garmen asal Hong Kong, akan melakukan PHK terhadap 846 pekerja. Keputusan ini diambil setelah dialog dengan manajemen, serikat pekerja, dan pemerintah pada 27 Juli. Perusahaan memilih opsi PHK karena kondisi keuangan memburuk sejak pandemi Covid-19, diperparah banjir dan gangguan arus kas.

Pemerintah menegaskan seluruh hak pekerja wajib dipenuhi sebelum operasional berakhir, mengingat masa sewa pabrik berakhir Oktober 2026. Said juga menyoroti dugaan 200 pekerja diminta menandatangani kesepakatan pesangon 0,5 kali ketentuan. Padahal, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024 telah membatalkan aturan tersebut, sehingga pesangon minimal satu kali ditambah uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak.

BPJS Ketenagakerjaan akan mempercepat pencairan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta menyiapkan pelatihan keterampilan. Pemprov Jawa Tengah akan memfasilitasi penempatan kerja di perusahaan yang masih membuka lowongan. Selain itu, terdapat dugaan tidak diberikannya hak cuti hamil kepada pekerja perempuan; Kementerian Ketenagakerjaan diminta memeriksa temuan tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait