Sebelum Dicopot, Purbaya Sempat Berencana Periksa Perusahaan China yang Tunggal Pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebelum dicopot dari jabatan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa berencana memperketat pengawasan pajak terhadap perusahaan asing, khususnya sekitar 40 pabrik asal China di Indonesia. Purbaya menilai penggunaan skema pembayaran berbasis cash basis oleh perusahaan tersebut menciptakan persaingan tidak adil bagi pelaku usaha domestik yang patuh pajak.
Purbaya telah memerintahkan pemeriksaan pajak dan menemukan potensi tunggakan signifikan. Salah satu perusahaan di kawasan Pulogadung diperkirakan memiliki utang pajak minimal Rp200 miliar, yang jika diperketat bisa mencapai Rp1 triliun. Langkah ini bertujuan meningkatkan penerimaan negara dan menciptakan iklim usaha yang lebih adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 06.55
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing Hina Aturan RI
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.37
Purbaya Cuma Setahun Jadi Menkeu, Ini Jejak Kebijakannya
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.37
Rp195,2 Triliun Dana Daerah Mengendap di Bank, Purbaya: Segera Dibelanjakan
Berita terkait
Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik, Purbaya Komitmen Perbaiki Sistem
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 20.36
Tambah Penerimaan Negara, Purbaya Lirik Pajak Perhiasan dan E-Commerce
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.00
Purbaya Beri Sinyal Tarik Pajak Baru Tahun Depan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.00
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Sepelekan Hukum RI
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.38