Sebut Kasus Dokter Tifa dan Roy Suryo, Budayawan ke Jokowi: Itu Juga 'Mateni' Namanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Budayawan Mohamad Sobary mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengutip pepatah Jawa 'Lamun siro sekti, ojo mateni' saat menghadiri peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen. Pepatah yang berarti 'jika memiliki kekuasaan, jangan menghambat orang lain' menurutnya tidak konsisten dengan aksi pemerintahannya. Sobary menyatakan Jokowi telah 'membunuh' secara non-fisik dengan menekan wartawan dan aktivis yang dikirim ke penjara. Ia mengangkat kasus Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) dan Roy Suryo yang sedang persidangan terkait tuduhan ijazah palsu sebagai contoh. Menurutnya, pepatah bijak itu kehilangan makna moral ketika disampaikan oleh seseorang yang dianggap bertindak menyakitkan orang lain.
Bagikan
Berita terkait
Sobary: Jokowi Sudah ‘Bunuh’ Banyak Wartawan dan Aktivis
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 10.45
Prabowo Baca 50 Buku Sehari, tapi Pidatonya Dinilai Kalah dari Jokowi yang Cuma Suka Komik
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.15
Ketum Projo Budi Arie Dilaporkan ke Polisi: Tercium Seruan Makar di Balik Videonya Bareng Jokowi
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 12.14
'Kiai Al-Falah Naif atau Termul?': Sobary Pertanyakan Motif Undang Jokowi ke Ponpes
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 12.00