Sektor Non Migas Dorong Ekspor RI Agustus 2026, Alumunium Ekspornya Naik 206,78%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sektor non migas Indonesia mendorong peningkatan ekspor total hingga USD 26,61 miliar per Agustus 2026, naik 6,72% yoy. Aluminium mencatat kenaikan ekspor tertinggi 206,78% yoy dengan kontribusi 1,59% terhadap total ekspor. Nikel naik 51,67% yoy (1,84% kontribusi), besi dan baja naik 20,38% yoy (1,79% kontribusi). Ekspor migas turun 5,10% yoy menjadi USD 0,99 miliar. China menjadi utama tujuan ekspor besi dan baja dengan nilai USD 12,5 miliar Januari-Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.41
BPS: Ekspor RI Naik 6,72%, Tembus US$26,61 M di Agustus
Berita terkait
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20
Kinerja Satgas Hilirisasi Berhasil Bikin RI Menguasai 41% Industri Nikel Olahan Dunia
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.10
Kejagung Ungkap Modus Ekspor PT CNI, Diduga Manipulasi Kadar Nikel
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.26
Kejagung Ungkap Modus PT CNI Atur Dokumen Kadar Nikel untuk Ekspor
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.54