Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Selat Hormuz Memanas, Ekspor Minyak Timteng Justru Tembus Level Sebelum Perang

Ekspor minyak mentah Timur Tengah melampaui level sebelum konflik, mencapai rata-rata di atas 18 juta barel per hari. Data Kpler per 30 September mencatat 16,5 juta barel meninggalkan kawasan tersebut, tidak termasuk ekspor Iran. Peningkatan ini terjadi meski situasi Selat Hormuz memanas akibat serangan terhadap kapal-kapal.

Negara eksportir menggunakan jalur alternatif untuk menghindari blokade Iran. Arab Saudi mengaktifkan kembali pipa East-West menuju Laut Merah, sementara UEA menggunakan pipa Abu Dhabi ke Fujairah. Sekitar 40% pengiriman kini menghindari Selat Hormuz. Di sisi lain, harga minyak dunia mengalami penurunan, dengan Brent North Sea turun menjadi US$ 101,44 dan WTI menjadi US$ 90,02 per barel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait