Sempat Dihentikan, AS Kembali Salurkan Dolar ke Irak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755300/original/053556900_1414072828-z6.jpg)
Pemerintah Irak dan AS mencapai kesepakatan untuk melanjutkan pengiriman dolar tunai ke Irak setelah dihentikan sejak April 2026. Kesepakatan terwujud setelah Perdana Menteri Ali Faleh al-Zaidi berkunjung ke AS. Pengiriman tahap baru akan tiba beberapa hari ke depan tanpa nominal pasti. Penghentian sebelumnya oleh AS dilakukan untuk mendesak Irak membatasi pengaruh kelompok bersenjata Iran. Pengiriman dolar penting untuk memenuhi kebutuhan mata uang asing pasar domestik Irak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.38
Harga Minyak Melonjak, BI Antisipasi Dampak ke Inflasi dan Nilai Tukar
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 22.00
Negara Kaya Minyak Ini Tercekik Perang AS-Iran, Tekor Rp 1.068 T
Berita terkait
Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 06.35
Dolar AS Dekati Rp18.000/US$, Airlangga Buka Suara
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.58
Rupiah Terseret ke Rp17.916 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.16
Tok: AS-China Perpanjang "Damai" Perang Dagang hingga Januari 2027
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.00