PDIP Dinanti Ambil Sikap Soal Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sengketa ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi sorotan respons Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pengawak awam termasuk Megawati Soekarnoputri dinilai belum terbuka dalam polemik tersebut. Prof. Jafar Masa menekankan PDIP harus vokal di parlemen melalui hak angket atau inisiasi rekomendasi, namun sikap partai dipengaruhi kalkulasi politik dan kompetitivitas. Kritik keras disampaikan Edy Mulyadi yang menuding PDIP pernah manfaatkan kekuasaan Joko Widodo 10 tahun, meski kini menyebar diri sebagai korban. Dr. Tifa menuntut PDIP memberikan kontribusi nyata, mengingat kelompok masyarakat sipil menghadapi risiko dalam mengawal sengketa. Perwakilan PDIP, Mas Fredy, membantah dengan menyatakan partainya tidak diam dan telah memberikan dokumen terkait proses pendaftaran ke KPU.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.05
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Raja Juli: Manuver Politik yang Tidak Beradab
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 12.48
Gede Pasek Mencurigai Ada Skenario Suksesi di Balik Gugatan Ijazah Gibran
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.28
Pengamat Sebut 3 Poin Politik dari Gugatan Syarat Pendidikan Gibran di MK
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 12.34
Raja Juli: Dulu Ijazah Pak Jokowi, Hari Ini Mas Gibran, Mungkin Lusa Jan Ethes
Berita terkait
Getol Kulik Ijazah Gibran, Denny Indrayana Pernah Ditolak MK yang Dipimpin Sang Paman
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 15.50
Sengketa Ijazah Gibran di MK, Sikap Prabowo Disebut Bisa Jadi 'Exit Strategy'
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 17.18
Jokowi soal Ijazah Gibran Digugat hingga Ada Ancaman Pemakzulan: Yang Saya Tahu...
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 07.40
Jubir PDIP Tuding KPU Manipulasi Aturan demi Loloskan Cawapres
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.40