Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berencana melakukan buyback saham untuk kedua kalinya pada tahun 2026 dengan nilai maksimal Rp627 miliar. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi pasar yang signifikan, sesuai surat OJK No. S-10/D.04/2026. Buyback akan dibiayai dari kas internal perusahaan, dengan perkiraan biaya transaksi sebesar 0,30% dari nilai buyback. Periode pelaksanaan ditargetkan mulai 27 Juli hingga 26 Oktober 2026, bisa dilakukan bertahap atau sekaligus.
Manajemen BNI meyakini aksi buyback ini tidak akan berdampak material terhadap operasional dan laba rugi perusahaan, mengingat modal dan arus kas yang dimiliki dinilai memadai. Dengan asumsi buyback mencapai batas maksimal Rp627 miliar, aset dan ekuitas perseroan diperkirakan menurun sebesar nilai tersebut, namun indikator keuangan secara keseluruhan tidak mengalami perubahan signifikan.
Sebelumnya, pada awal Juli 2026, BNI telah menyelesaikan buyback pertama tahun ini senilai maksimal Rp905,48 miliar yang disetujui dalam RUPST 9 Maret 2026. Dalam aksi tersebut, BNI membeli kembali 77.856.100 lembar saham.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.00
Bursa Butuh 30 Perusahaan IPO Tiap Tahun buat Capai Target 1.100 Emiten
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 19.00
OJK Ungkap Biang Kerok Duit Asing Keluar dari Pasar Modal RI
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 18.30
OJK Incar Dana IPO Rp 250 T Tahun Ini, Sudah Terkumpul Rp 125,7 T
Berita terkait
OJK Rilis Aturansoal Pelaporan Insidental di Pasar Modal-Bursa Karbon
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.18
OJK Rilis Aturan soal Pelaporan Insidental di Pasar Modal-Bursa Karbon
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.18
Investor Pasar Modal Capai Angka 31,8 Juta, BEI dan OJK Perkuat Transparansi
JawaPos · 25 September 2026 pukul 17.01
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, OJK Buka Suara
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.40