Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sindir Jokowi, Said Didu: Berapa Nyawa yang Jadi Tumbal saat Bapak Berkuasa?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan agar para pemimpin tidak menggunakan kekuasaan untuk menjatuhkan atau menyakiti orang lain. Pesan ini disampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Ponpes Al-Falah, Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (29/8/2026). Jokowi mengutip filosofi Jawa "lamun siro sekti ojo mateni" yang berarti meskipun seseorang kuat, tidak boleh menjatuhkan atau membunuh orang lain. Ia juga menekankan bahwa kekuasaan yang besar harus diiringi dengan kebijaksanaan, dan sikap keras serta kata kasar tidak cocok bagi seorang pemimpin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait