Singgung Harga Minyak Tinggi, Bahlil Sebut Banyak Orang Beralih ke BBM Subsidi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa banyak warga beralih menggunakan BBM subsidi karena kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US$100 per barel. Harga BBM nonsubsidi seperti RON 92 dan 95 naik secara signifikan, sementara pemerintah belum menaikkan harga BBM subsidi. Perbedaan harga yang melebar inilah yang mendorong masyarakat, termasuk pemilik kendaraan mewah, untuk beralih ke BBM subsidi yang lebih murah. Bahlil menegaskan bahwa subsidi BBM seharusnya ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan bagi mereka yang sudah mampu. Fenomena ini juga menjadi penyebab antrean panjang saat pengisian BBM di Makassar, Sulawesi Selatan, karena banyak pengguna BBM nonsubsidi beralih ke jenis yang disubsidi pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 19.15
BBM Langka di Makassar Teratasi, Bahlil Ungkap Penyebab Antrean Mengular
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.03
Bahlil Ungkap Nasib BBM RI saat Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 18.30
Prabowo Minta Tertibkan Masalah Mobil Borong BBM Subsidi Pakai Tangki Modifikasi
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 17.39
Menteri Bahlil Sebut Kelangkaan BBM di Makassar Sudah Dibereskan
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Naik, Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Desember
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 22.07
Berapapun Harga Minyak Dunia, Bahlil Jamin BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 21.26
Minyak Dunia Tembus US$ 108, Bahlil Akui Berat Jaga Harga BBM Subsidi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.40
Bahlil Putar Otak Tahan Harga BBM Subsidi di Tengah Lonjakan Minyak Mentah
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 20.40