Bisnis Waralaba RI Tembus Rp 143 T, Sektor Ini Jadi Penopang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bisnis waralaba di Indonesia mencapai nilai lebih dari Rp 143 triliun dengan pertumbuhan rata-rata 10-15% per tahun. Sektor makanan dan minuman, jasa, serta ritel menjadi penopang utama pertumbuhan ini. Ketua Umum WALI, Levita G. Supit, menekankan bahwa kepercayaan melalui interaksi langsung antara pemilik merek dan mitra adalah kunci keberhasilan kemitraan yang sehat.
Untuk memfasilitasi pertumbuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 akan digelar pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2, Jakarta. Pameran ini menghadirkan ratusan merek dengan berbagai skala investasi, program Business Matching, serta International Business Summit yang melibatkan pelaku usaha dari kawasan ASEAN seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, dan Thailand.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 21.45
H Isam Caplok 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN) Milik Low Tuck Kwong
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 01.40
Pameran Waralaba Perluas Peluang Kemitraan dan Jejaring Bisnis
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 19.31
Laporan BISA 2026: Inovasi Perusahaan AS di RI Tembus US$ 24,8 Miliar
Berita terkait
23 Tahun Baba Rafi, 650 Outlet Kini Dikelola Secara Mandiri
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 21.00
Pendampingan Dorong UMKM Bangkit dan Beradaptasi
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.06
Astra Prediksi Bisnis Tambang Bisa Membaik pada Semester II 2026
kumparan · 10 September 2026 pukul 15.28
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus US$3,7 Miliar, tapi Impor Tumbuh Lebih Kencang
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.57