Tak Ada Parpol yang Bela Jokowi dan Gibran di Kasus Ijazah, Ray Rangkuti Singgung Keharmonisan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Ray Rangkuti menyoroti ketiadaan partai politik yang secara terbuka membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan putranya Gibran Rakabuming Raka dalam dua polemik terkait ijazah. Dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi dan gugatan terhadap syarat pendidikan Gibran di Mahkamah Konstitusi (MK), hanya relawan yang muncul bersuara, bukan partai pendukung sebelumnya seperti Golkar, PAN, dan Demokrat. Ray menyampaikan keherananna soal posisi diam partai-partai yang dulu memberi dukungan resmi kepada keduanya. Ia menilai partai politik seharusnya memberikan penjelasan jika figur yang pernah didukung menghadapi isu politik atau hukum. Menurutnya, sikap diam partai ini mencerminkan adanya ketidak-harmonisan di lingkungan kekuasaan, termasuk Istana Kepresidenan. Sementara itu, perkara syarat pendidikan Gibran masih dalam proses di MK dan belum memasuki fase putusan akhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 22.53
PHPU Pilpres 2024 Terkait Ijazah Gibran Digugat di MK, Ini Tanggapan KPU
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 06.10
Hari Ini MK Gelar Sidang Pertama PHPU Pilpres 2024 tentang Ijazah Gibran
Berita terkait
Soroti Ijazah Jokowi hingga Fufufafa, Habib Rizieq: Kalau Terbukti Palsu, Seret, Tarik dan Jebloskan ke Penjara!
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.21
Denny Indrayana Disemprot Ahli di MK Soal Ijazah Gibran: Jangan Digiring ke Politik
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 07.15
Tinggal Hadapi Denny Indrayana, Gibran Dapat Buktikan Kualitasnya Sebagai Wapres Prabowo
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 11.04
Gibran Diminta Berikan Klarifikasi Soal Tuduhan Denny Indrayana: Apa Pun Konsekuensinya...
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.52