Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Justru Bangun Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Ibu Astuti, nasabah PNM Mekaar, memulai usaha olahan jamur tiram dari dapur sederhana berukuran 3x3 meter. Awalnya, hasil panen jamur segar sering tidak terserap pasar dan berpotensi terbuang. Untang-tanggap, ia mengolahnya menjadi jamur krispi dan stik jamur, yang memperpanjang umur simpan dan menciptakan nilai jual baru. Langkah inovatif ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi keluarganya.

Dukungan pembiayaan dan pemberdayaan dari PNM membantu Ibu Astuti mengembangkan usahanya. Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa kombinasi kedua elemen ini penting agar usaha ultra mikro tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Dengan pendampingan yang tepat, modal tidak hanya menjadi pinjaman, tetapi dapat berubah menjadi produk bernilai tambah dan usaha yang lebih kuat.

Akibat keberhasilan dan pengakuan dari komunitas, Ibu Astuti kini dipercaya menjadi Ketua Klasterisasi Bank Sampah di Kampung Madani, Waru, Penajam. Perjalanannya menjadi contoh nyata bahwa kreativitas dan dukungan yang tepat dapat mengubah keterbatasan menjadi peluang yang berkelanjutan.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait