Tekan Arus Modal Asing Keluar, BI Obral Insentif Hedging Swap dan DNDF
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengumumkan kebijakan hedging swap dan DNDF dengan insentif 10-30% untuk menghadapi tekanan arus modal keluar di pasar keuangan Indonesia. Kebijakan ini respons terhadap ketidakpastian global dan kebijakan moneter ketat yang menguasilkan penguatan dolar AS (DXY mencapai 101,11), menyebabkan perpindahan modal dari negara emerging market ke Amerika Serikat. BI menambah likuiditas melalui FX Swap dan Repo sebesar Rp387 triliun pada 2026, dengan harapan insentif hedging membantu menarik kembali aliran modal asing yang sudah mencapai US$6 miliar.
Bagikan
Berita terkait
BI antisipasi "higher for longer" dengan kenaikan bunga pada Mei-Juni
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.55
Lawan Aset Amerika, BI Ungkap Strategi Gaet Modal Asing
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.20
BI Perbesar Insentif Hedging hingga 30 Persen untuk Stabilkan Rupiah
kumparan · 23 September 2026 pukul 17.02
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.15