Terobosan Besar! Merck dan Moderna Klaim Berhasil Taklukkan Kanker dengan Teknologi mRNA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Merck dan Moderna mengumumkan hasil positif uji klinis Fase 3 terapi kanker berbasis messenger RNA (mRNA) yang dikembangkan secara personal (individualized neoantigen therapy/INT) untuk pasien melanoma. Uji klinis global INTerpath-001 berhasil memenuhi target utama, yaitu meningkatkan recurrence-free survival (RFS) atau ketahanan pasien tanpa kekambuhan kanker, serta mencapai target sekunder berupa peningkatan distant metastasis-free survival (DMFS). Terapi eksperimental intismeran autogene (V940 atau mRNA-4157) diberikan bersama imunoterapi KEYTRUDA (pembrolizumab) kepada pasien melanoma stadium IIB hingga IV yang telah menjalani operasi pengangkatan tumor secara menyeluruh. Keberhasilan ini menjadi studi Fase 3 pertama yang menunjukkan kombinasi terapi tersebut memberikan manfaat klinis lebih baik dibandingkan penggunaan KEYTRUDA sebagai terapi standar pascaoperasi. Presiden Merck Research Laboratories, Dr. Dean Y. Li, menyatakan bahwa terapi tambahan setelah operasi bertujuan meningkatkan peluang kesembuhan pasien. CEO Moderna Stéphane Bancel menyebut hasil tersebut sebagai titik balik dalam pengembangan terapi kanker berbasis mRNA. Uji Fase 3 INTerpath-001 melibatkan 1.137 pasien melanoma risiko tinggi stadium IIB hingga IV di berbagai negara. Seluruh peserta telah menjalani operasi pengangkatan tumor dan kemudian diacak untuk menerima kombinasi intismeran dan KEYTRUDA, atau KEYTRUDA saja selama sekitar satu tahun. Hasil ini juga memperkuat temuan uji Fase 2b sebelumnya yang menunjukkan penurunan risiko kekambuhan atau kematian sebesar 49% dan risiko metastasis jauh atau kematian sebesar 59%. Jika mendapatkan persetujuan regulator, pendekatan ini dapat membuka pasar baru bagi industri biofarmasi dan mendorong pengembangan terapi presisi yang dirancang berdasarkan karakteristik genetik tumor masing-masing pasien.
Bagikan
Berita terkait
Tarif Listrik Tak Menggoda, 63% Investor Ragu Garap Energi Terbarukan RI
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 19.23
KKP Bongkar Pelanggaran Berlapis KM Maulana 23, Ini Dua Dugaan Kesalahan
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 19.20
BSU 2026 Rp900 ribu, ini syarat dan cara cek penerimanya
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 19.17
idEA Sebut Pungutan PPh 22 Marketplace Tak Berdampak Langsung ke Konsumen
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 19.15