Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Tarif Listrik Tak Menggoda, 63% Investor Ragu Garap Energi Terbarukan RI

Sebanyak 63% investor sektor ketenagalistrikuan menilai skema harga listrik energi terbarukan di Indonesia belum cukup memberikan insentif untuk mendorong pengembangan proyek energi bersih. Temuan ini muncul dalam laporan Powering the Nation: Indonesian Power Industry Survey 2026 yang dilakukan PwC Indonesia bersama Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), dengan melibatkan 38 responden termasuk CEO dan manajer proyek dari berbagai perusahaan energi. Dari jumlah tersebut, 50% responden menilai struktur harga listrik saat ini berdampak negatif terhadap kelayakan finansial proyek, sementara 11% lainnya menilai dampaknya sangat negatif. Responden menilai reformasi kerangka Power Purchase Agreement (PPA) dan proses pengadaan, serta penyesuaian struktur tarif energi terbarukan sebagai langkah penting untuk menarik lebih banyak investasi swasta, masing-masing dipilih oleh 34% responden.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait