Terungkap di Sidang MK! KBRI Singapura-Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Australia memberikan keterangan dalam sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi pada 2 Oktober 2026. Nur Aeni Ariyanti (KBRI Singapura) dan Yuli Rahmawati (KBRI Canberra) menyatakan bahwa setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan arsip dokumen riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka, baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy, di kedua kedutaan tersebut.
Persidangan ini merupakan tindak lanjut permohonan Denny Indrayana dan 11 pemohon lainnya dengan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Para pemohon mempertanyakan pemenuhan syarat pendidikan Gibran saat ditetapkan sebagai calon wakil presiden dan meminta proses pembuktian yang terbuka, transparan, serta akuntabel untuk menguji kebenaran yuridis persyaratan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.14
Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Canberra Tak Punya Jejak Dokumen Pendidikan Gibran
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.03
KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Dokumen Pendidikan Gibran
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 07.38
Pagi Ini MK Gelar PHPU Pilpres 2024, Agendanya Keterangan Kemendikdasmen dan Atase Pendidikan KBRI Singapura
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 18.16
Rullyandi Turut Laporkan Suhartoyo: Ketua MK Ilegal!
Berita terkait
Semakin Hari, Semakin Denny Indrayana Temukan Bukti Baru Soal Misteri Ijazah Gibran
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 19.54
Denny Indrayana Telusuri Sekolah Gibran, Jawaban yang Didapat Bikin Buntu
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 10.15
Denny Indrayana Telusuri Jejak Sekolah Gibran, Jawaban yang Didapat Bikin Buntu
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 10.15
Hari Ini MK Gelar Sidang Pembuktian PHPU Syarat Pendidikan Gibran
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 00.36