The Fed Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75-4%, kenaikan pertama sejak Juli 2023. Kebijakan ini berpotensi memicu aliran modal keluar dari Indonesia, yang dapat menekan nilai tukar rupiah dan mendorong Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan BI Rate guna menjaga stabilitas mata uang.
Ekonom memberikan pandangan berbeda mengenai respons BI. Sebagian menilai kenaikan suku bunga BI diperlukan untuk mencegah pelemahan rupiah, sementara yang lain berpendapat BI masih memiliki ruang karena penyesuaian pre-emptive sebelumnya. Namun, penguatan dolar tetap berisiko meningkatkan biaya impor energi dan pangan, yang berpotensi memicu inflasi serta meningkatkan cicilan kredit bagi rumah tangga jika perbankan menaikkan bunga kredit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 18.51
Rupiah Hari Ini Melemah ke 17.696, Investor Menanti Hasil Rapat The Fed
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.22
Pengamat Optimistis The Fed Pertahankan Suku Bunga, Ini Alasannya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.01
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% akibat Inflasi Perang Iran
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.00
Video: Nasib Rupiah dan IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik
Berita terkait
Rupiah Menguat ke Rp17.718, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga dari Pidato Kevin Warsh
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 17.15
Rupiah Melemah ke 17.739 per Dolar AS, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 11.40
Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga ke 1 Persen: Segera!
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.12
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% Abaikan Tuntutan Donald Trump
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.37