Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,6%, Tiga Anggota Terpecah Dorong Kenaikan

Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,6% dalam rapat kebijakan moneter terbaru. Keputusan ini diambil setelah dua hari rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan menandai kelima kalinya berturut-turut suku bunga ditahan. Namun, ada tiga pejabat The Fed yang menyuarakan pendapat berbeda, mendesak kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi yang masih tinggi. Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmen bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target 2%, tetapi mengakui bahwa proses ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Tiga pejabat yang menentang adalah Presiden Federal Reserve Cleveland Beth Hammack, Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari, dan Presiden Federal Reserve Dallas Lorie Logan. Mereka menilai inflasi yang persisten memerlukan kebijakan moneter yang lebih ketat. Sebelumnya, sebagian ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, namun mayoritas pelaku pasar memprediksi tidak ada perubahan. Hal ini menunjukkan adanya perpecahan di dalam bank sentral mengenai langkah terbaik untuk mengatasi inflasi yang masih berada di atas target.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait