The Fed Tahan Suku Bunga di 3,6%, Tiga Anggota Terpecah Dorong Kenaikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,6% dalam rapat kebijakan moneter terbaru. Keputusan ini diambil setelah dua hari rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan menandai kelima kalinya berturut-turut suku bunga ditahan. Namun, ada tiga pejabat The Fed yang menyuarakan pendapat berbeda, mendesak kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi yang masih tinggi. Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmen bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target 2%, tetapi mengakui bahwa proses ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Tiga pejabat yang menentang adalah Presiden Federal Reserve Cleveland Beth Hammack, Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari, dan Presiden Federal Reserve Dallas Lorie Logan. Mereka menilai inflasi yang persisten memerlukan kebijakan moneter yang lebih ketat. Sebelumnya, sebagian ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, namun mayoritas pelaku pasar memprediksi tidak ada perubahan. Hal ini menunjukkan adanya perpecahan di dalam bank sentral mengenai langkah terbaik untuk mengatasi inflasi yang masih berada di atas target.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.25
Perang Trump Hantam Amerika, Ekonomi AS Cuma Tumbuh 1,5%
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.11
Pjs Gubernur BI Destry: Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 07.30
5 Poin Penting The Fed Meeting: Suku Bunga Ditahan, Pasar Was-Was
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 07.15
The Fed Tahan Suku Bunga, Tapi Bukan Keputusan Bulat
Berita terkait
The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Sinyal Kenaikan Masih Menguat
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.41
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% Abaikan Tuntutan Donald Trump
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.37
The Fed akhirnya naikkan suku bunga acuan
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 09.55
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.45