Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Akui Ada Jalur Komunikasi Rahasia AS dengan IRGC, Tapi Tetap Desak Iran Menyerah

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi adanya jalur komunikasi rahasia antara pejabat AS dan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Pengakuan ini disampaikan dalam wawancara telepon dengan Fox News yang disiarkan Senin (17/8/2026). Trump menyebut komunikasi berlangsung tanpa perantara maupun keterlibatan pejabat politik Iran.

Meski jalur komunikasi rahasia itu aktif, Trump tetap mendesak Iran menyerah dan menghentikan seluruh ambisi senjata nuklirnya. Pernyataan ini disampaikan bersamaan dengan berakhirnya tenggat gencatan senjata 60 hari antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik terkait Iran. Trump menegaskan masih ada waktu mencapai perdamaian jika Iran memenuhi tuntutan utama AS, namun menegaskan tujuannya tetap sama: memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun.

Trump juga membantah bahwa pertimbangan politik domestik, khususnya pemilu sela AS, memengaruhi strategi militernya terhadap Iran. Ia menggambarkan kondisi Iran sebagai negara yang semakin terdesak pasca tewasnya sejumlah pemimpin dan pejabat penting negara tersebut dalam serangan sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait